Sunday, 3 April 2011

Maafkan


Maaf atas salahku...
menanam rasa menjadi bibit di hatimu
bibit yang kemudian tumbuh menjadi sangat subur
berkembang pesat tak terbendung

Maaf atas khilafku ...
menumbuhkan bibit harapan
berkembang alami disiram hujan
membiarkannya meranggas di hatimu

Nyanyian Embun


Aku seperti embun
enggan lepas dari dekapan subuh
nyaman dan hangat dalam dekapannya

harumnya aroma tanah
nyanyian kicau pipit remaja
irama tetes sumber air di lereng bukit

Thursday, 24 March 2011

Aurel



Berlari jinjit melesat atas karpet
Bibirnya merah
senyumnya merekah
sembulan lesung pipit

Kaki mungil yang lincah
Nyanyian riang yang lincah
Bibir mungilnya yg indah
pipinya yang merona merah

Letih dan Lelah



Aku terasa letih dan lelah
mengental serasa aliran darah
terhimpit dalam rasa lelah
menyobek harapan ... menyerah


Letih dan lelah
Asa sudah kulumat
membuka simpul mimpi yg terikat
Membuang bayanganmu yang terajut

Wednesday, 23 March 2011

Kalam sang Senja


Dalam kalam sang senja manja
menoreh semburat jingga keemasan
memantul di kaki sang langit
memancar segala pesona

Dalam kalam sang senja merona
membias cahaya memabukkan
melepaskan rasa terhimpit
memancar segala rasa

Janjimu


Ketika kau berjanji
membuat hariku penuh cahaya mataharimu
kau datang
dengan membawa malam tanpa bintang
pekat
dingin

Monday, 14 March 2011

Bunga di Padang Tandus


Bunga putih yang tumbuh menepi
wanginya tersapu angin sore hari
dingin dan sepi sendiri
sampai nanti terbit sang pagi